Kimia Supramolekul

Apa definisi kimia komputasi? Kimia komputasi adalah suatu metode untuk memprediksi sifat-sifat fisika dan kimia zat pada tingkat molekul menggunakan komputer dan software aplikasi kimia. Metode ini di Indonesia tergolong baru sehingga belum banyak dikenal dalam metode pengajaran kimia. Metode ini pada dasarnya dapat “disederhanakan” agar dapat menjangkau tingkat pemula seperti siswa kelas 3 SMA dan mahasiswa tahun pertama.

Akhir-akhir ini, peran metode komputasi sangat besar membantu ahli kimia memprediksi sifat-sifat zat. Metode ini dapat menghitung parameter sifat-sifat molekul seperti panjang ikatan, sudut ikatan, muatan, momen dipol, energi molekul, dll. Metode komputasi untuk molekul adalah program yang disusun untuk menyelesaikan persamaan kuantum Schrodinger. Dua software untuk molekul yang sering digunakan adalah Gaussian dan GAMESS. Pada buku ini program yang digunakan adalah GAMESS.

Metode komputasi (bukan kuantumnya) sebaiknya diperkenalkan sejak dini misalnya di kelas 3 SMA atau mahasiswa tahun pertama. Kenapa? Teori atom tentang bilangan kuantum dan konsep ikatan kovalen sangat abstrak dan sukar menjelaskan sifat-sifat molekul yang menjadi hal paling esensi dalam ilmu kimia itu sendiri. Apakah guru dan murid tidak terlalu sulit untuk mempelajarinya? Kepada pemula yang diajarkan bukan teori kuantumnya tetapi bagaimana metode komputasi dapat menunjukkan secara lebih nyata sifat-sifat molekul. Pengajarannya dilakukan melalui praktikum di komputer dengan menggunakan buku petunjuk yang tidak perlu lagi mempelajari bagaimana program dapat dijalankan. Pengajaran metode komputasi pada tingkat pemula dapat dilakukan dengan contoh-contoh molekul sederhana yang banyak ditemukan di alam seperti air (H2O), udara (O2, N2, CO2), pelarut (metanol, amonia, dll,). Pengenalan metode komputasi sejak dini juga bermanfaat untuk menunjukkan bahwa kegunaan utama komputer adalah untuk perhitungan.

Daftar Isi

  • Share/Bookmark